Kita adalah satu-satunya orang di muka bumi yang mengetahui secara langsung setiap pikiran, perasaan, dan pengalaman yang pernah kita lalui. Hanya saja, akses menuju pikiran sendiri terkadang menjadikan kita sebagai orang terakhir di muka bumi yang pikiran, perasaan, dan pengalamannya harus dipercayai orang lain. Kita tidak selalu bisa melihat hal-hal baik dan buruk tentang diri kita sementara orang lain bahkan bisa menilainya. Pepatah klasik mengatakan “Gajah di pelupuk mata tidak tampak, kuman di seberang lautan tampak" barangkali mewakili apa yang dimaksud dengan human’s blind spot.
Penilaian orang lain tentang kepribadian diri kita seringkali mempengaruhi pikiran dan perasaan. Padahal, seharusnya kita sendirilah yang mengenal lebih baik dari diri sendiri. Kabar baiknya, orang lain hanya bisa melihat hal-hal yang tampak atau yang kita tunjukkan. Artinya, kita tetap menjadi orang yang paling mengenali diri sendiri dalam sifat-sifat tertentu yang sulit diamati atau diakui orang lain.
Buku ini akan membantu kita untuk mengenali diri kita sendiri sehingga kita dapat menemukan diri kita sendiri melalui kesadaran diri. Semoga kita bisa mengontrol atau mengontrol pola pikir kita sendiri dan mengubahnya menjadi sesuatu yang positif.
| 12602/SMP/26 | 155.25/SAV/h | Perpustakaan Gd. F (RAK 2 SMP) | Available |
Series Title
-
Call Number
155.25/SAV/h
Publisher
Penerbit Brilliant : Jakarta., 2024
Collation
198 hlm; 20 cm
Language
Indonesian
ISBN/ISSN
9786025861901
Classification
155.25
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
By Astrid Savitri