Masalahnya, ibu mereka, Shim Sisun sang seniman kontroversial, benci jesa—upacara perkabungan khas Korea. Baginya, upacara itu hanya membebani kaum perempuan sebagai “panitia abadi” jesa.
Sepuluh tahun setelah kematian Sisun, putri sulungnya mengusulkan jesa untuk ibunya di Hawaii, perantauan pertama Sisun. Bedanya, sesajen jesa akan diganti dengan benda-benda yang paling mengingatkan setiap mereka kepada Sisun.
Benda apa yang mereka persembahkan? Bagaimana cerita di balik benda-benda itu? Atau... siapa sebenarnya Shim Sisun?
| 12412/SMP/25 | 813/SER/d | Perpustakaan Gd. F (RAK 4 SMP) | Available |
Series Title
-
Call Number
813/SER/d
Publisher
Bentang Pustaka : Yogyakarta., 2025
Collation
361 hlm; 20 cm
Language
Indonesian
ISBN/ISSN
9786231864482
Classification
813
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
By Chung Serang